Mungkin ketika ditanya
tentang siapa perenang terbaik dunia, akan otomatis terlintas nama Michael
Phelps, namun sebenarnya bukan hanya ia saja yang disebut sebagai perenang
paling baik di dunia.
1.
Michael Phelps (Amerika)
Tentu saja perenang kelahiran 1985 yang berasal dari Amerika ini masuk
dalam daftar nama perenang yang paling baik di dunia. Sudah pensiun memang,
namun kita tak akan mudah melupakan 8 buah medali setiap warna yang ia dapatkan
di satu pertandingan dengan meraih kemenangan 6 medali emas berikut 2 medali
perunggu.
Olimpiade Musim Panas tahun 2012 di London ia sempat memenangkan 4 buah
medali emas dan juga 2 medali perak, lalu pada Olimpiade Musim Panas tahun 2016
di Rio de Janeiro pun ia mampu mengoleksi 5 medali emas serta 1 medali perak.
Tak heran bila ia disebut perenang terbaik.
2.
Katie Ledecky (Amerika)
Perenang wanita yang masih berusia sangat muda ini berasal dari Amerika dan
meski usianya masih 20 tahun, ia telah berhasil meraih gelar Kejuaraan Dunia 14
kali sekaligus juga 5 kali memperoleh medali emas pada Olimpiade sehingga
menjadikannya yang terbaik dalam sejarah olahraga renang wanita.
2012 adalah tahun di mana ia masih berusia 15 tahun dan debut internasional
pada Olimpiade London dan mengejutkannya ia mampu meraih medali emas pada teknik renang gaya bebas 800 meter putri. Bahkan di
Olimpiade 2016, 4 buah medali emas, 1 medali perak dan 2 rekor dunia juga
dikantonginya dan total telah ada 13 rekor dunia yang ia telah pecahkan.
3.
Ian Thorpe (Australia)
Perenang asal Australia yang kini berusia 35 tahun ini memang sudah pensiun
dari dunia renang, namun tentu prestasi-prestasinya tak akan mudah terlupakan,
mulai dari 5 medali emas Olimpiade Musim Panas 2000. Tak hanya itu, ia juga
sukses menjadi perenang pertama yang memenangkan 6 medali emas pada satu ajang
Kejuaraan Dunia.
Saat usianya masih 14 tahun pun ia menjadi perenang pria termuda yang
mewakili Australia untuk perlombaan renang gaya bebas 400 meter pada ajang
Kejuaraan Dunia Perth 1998. Karena teknik renang gaya bebas yang super cepat,
ia pun mendapat julukan Thorpedo.
4.
Rebecca Soni
Perenang wanita terbaik selanjutnya ada nama Rebecca Soni yang kini berusia
30 tahun dan telah menjadi mantan perenang profesional spesialis teknik renang gaya dada berikut perenang kompetisi. Untuk
gaya dada 100 meter, Soni merupakan mantan pemegang rekor dunianya berikut juga
untuk gaya dada 200 meter.
Selain itu, Rebecca Soni pun adalah perenang wanita pertama yang melakukan
renang menggunakan gaya dada 200 meter dengan waktu kurang dari 2 menit 20
detik. Menjadi bagian dari timnas Amerika Serikat, rekor dunia ia baru saja
pegang dalam estafet medley jalur panjang berukuran 4 x 100 meter.
5.
Ryan Lochte (Amerika)
Satu lagi perenang pria dari Amerika yang juga terbaik, yakni Ryan Lochte
yang berhasil memegang rekor dunia pada ajang 4 x 200 meter gaya bebas dan juga
4 x 100 meter estafet gaya bebas sebagai bagian dari timnas AS. Di tahun 2013
pun ia pernah dianugerahi SwimSwam’s Swammy Award untuk kategori US Male
Swimmer of the Year dan juga World Swimmer of the Year Award dua kali.
Untuk kompetisi renang internasional, Lochte diketahui telah mengoleksi 90
medali, seperti Kejuaraan Dunia, Pan American, Pan Pacific, dan juga medali
dari Olimpiade. Walau dianggap sebagai saingan bagi Michael Phelps namun
keduanya nyatanya bersahabat baik.
6.
Katinka Hosszu (Hungaria)
Perenang wanita asal Hungaria yang kini berusia 28 tahun ini merupakan
perenang kompetitif dan dikenal sebagai mengkhususkan diri di ajang individual
medley even dan spesialis dalam teknik renang gaya punggung. Ialah yang juga diketahui menjadi
pemegang rekor dunia medley individu 100 meter, 200 meter, 400 meter, 100 meter
gaya punggung, dan 200 meter gaya punggung.
Penghargaan Female Swimmer of the Year tahun 2013 dan FINA Swimmer of the
Year di tahun 2014, 2015 serta 2016 diberikan kepadanya dan ini menjadi bukti
bahwa ia salah satu perenang wanita paling menakjubkan. Karena menjadi perenang
yang serbabisa dan bisa diandalkan, ia pun mendapat julukan Iron Lady.
7.
Mark Spitz (Amerika)
Mantan perenang kompetitif asal Amerika yang kini berusia 67 tahun juga
masuk dalam jajaran perenang terbaik karena mampu memenangkan medali emas 7
kali pada Olimpiade Musim Panas di Munich tahun 1972 yang kini sudah dipecahkan
oleh Michael Phelps yang memenangkan 8 medali emas pada Olimpiade Musim Panas
2008.
Antara tahun 1968 dan 1972 pun Spitz mampu memecahkan 35 rekor dunia dan
juga mampu memenangkan 5 medali emas Pan American, 9 medali Olimpiade (emas,
perak dan perunggu), 8 gelar National Collegiate Athletic Association. Spitz
menjadi atlet renang ketiga yang mampu memenangkan medali emas.
8.
Sarah Sjostrom (Swedia)
Perenang wanita terbaik lainnya adalah Sarah Sjostrom yang usianya masih 24
tahun namun menjadi spesialis teknik renang gaya kupu-kupudan bebas. Ia pun menjadi perenang
wanita pertama yang mampu meraih medali emas pada ajang Olimpiade.
Sjostrom adalah perenang putri yang juga diketahui menjadi pemegang rekor
dunia untuk gaya kupu-kupu 100 meter, gaya kupu-kupu 50 meter, gaya bebas 200
meter, gaya bebas 100 meter, serta gaya bebas 50 meter. Pada usia 14 tahun
saja, ia berhasil meraih medali emas pada ajang 2008 European Aquatics
Championships di Eindhoven, Belanda untuk kategori 100 meter gaya kupu-kupu
putri.
9.
Matt Biondi (Amerika)
Mantan perenang kelahiran 1965 asal Amerika ini telah mengantongi 11 gelar
kejuaraan Olimpiade. Partisipasinya dalam Olimpiade Musim Panas tahun 1984,
1988 dan 1992 mampu membuktikan kemampuannya dengan hasil 3 rekor dunia 50
meter gaya bebas dan 4 rekor dunia untuk 100 meter gaya bebas.
Pada tahun 1988 pun ia berhasil memberikan penampilan memukau dan
memenangkan 5 buah medali emas saat berkompetisi di ajang Seoul Olympic Games;
tak hanya itu, ia uga memecahkan rekor dunia pada 3 ajang berturut-turut
berikut 50 meter gaya bebas. Ia juga diketahui bekerja sebagai guru sekolah
serta menjadi pelatih renang.
10.
Leisel Jones (Australia)
Mantan perenang kompetisi yang kini berusia 32 tahun ini juga menjadi
peraih medali emas pada ajang Olimpiade Australia. Pada tahun 2012, ia terpilih
untuk berpartisipasi dan berkompetisi langsung pada ajang Olimpiade Musim Panas
tahun itu dan menjadi perenang Australia pertama yang berkompetisi di 4
pertandingan Olimpiade.
Pada ajang itulah ia berhasil mengantongi medali Olimpiade ke-9 serta 1
buah medali perak pada 4 x 100 meter medley relay. Leisel Jones pun dikenal
sebagai salah satu perenang gaya dada paling hebat karena ia terkenal akan
teknik klasik gaya dada yang mengagumkan.
Selain nama-nama perenang terbaik dunia tersebut, jelas ada pula Grant
Hackett, Alexander Popov, Kristin Otto, Krisztina Egerszegi dan sang legenda
Johnny Weissmuller yang dapat dimasukkan ke dalam daftar dengan sederet
prestasi besar tak terlupakan.