Perjuangan cukup berat memang
dilalui Siman dalam meraih impiannya menjadi perenang. Keberhasilan Siman
menjadi andalan Indonesia tidak lepas dari perjuangan kedua orangtuanya Ni Made
Sri Kardini dan I Ketut Sudartawa. Keduanya terus melakukan pengorbanan supaya
Siman bisa berlatih dan bertanding sebelum menjadi atlit yang berprestasi.
Selain di sektor regional, Siman
mempunyai catatan yang lumayan di ajang dunia. Dalam Kejuaraan Renang Dunia
FINA yang digelar di Budapest, Hungaria, 14-30 Juli 2017, perenang lulusan
Manajemen di Perbanas Institute Jakarta ini mampu menempatkan diri di semifinal
50m gaya punggung. Prestasi ini menjadi sejarah bagi Indonesia karena pria
kelahiran Klungkung ini menjadi perenang pertama Indonesia yang lolos di semifinal
Kejuaraan Renang Dunia.
Anak asuh mantan perenang nasional,
Albert C. Sutanto ini mengenal olah raga berenang sejak duduk di bangku sekolah
dasar. Selain karena tidak ingin kalah dari teman sebangkunya, Siman yang
awalnya benci air ini untuk mencoba untuk mulai berlatih renang untuk
mendapatkan postur badan yang tinggi. Perlahan, hasil latihan itu berbuah
prestasi karena berbagai turnamen daerah sampai nasional mulai dia jajal.
Keberhasilan menyabet 4 emas di SEA
Games 2011 membuat Siman berkesempatan membawa bendera Merah Putih saat defile
kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Olimpiade London 2012, 27 Juli
2012. Selain menghadapi ajang Asian Games 2018, Siman bersama beberapa rekannya
sedang dipersipkan untuk terjun di olimpiade 2020.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar